hati akal nafsu
>>> sabar adalah keteguhan menjalani kehidupan dijalan kebaikan... >>>syukur adalah mengisi kehidupan dengan amalan kebaikan...
Senin, 11 Mei 2015
Minggu, 10 Mei 2015
Selasa, 28 Januari 2014
Al-qur'anku al-Isra' Ayat 81 - 90
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
(81). وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚإِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.
(82). وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙوَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.
(83). وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ ۖوَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَئُوسًا
Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia: dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.
(84). قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَىٰ سَبِيلًا
Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
(85). وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖقُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".
(86). وَلَئِنْ شِئْنَا لَنَذْهَبَنَّ بِالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ ثُمَّ لَا تَجِدُ لَكَ بِهِ عَلَيْنَا وَكِيلًا
Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, dan dengan pelenyapan itu, kamu tidak akan mendapatkan seorang pembelapun terhadap Kami,
(87). إِلَّا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚإِنَّ فَضْلَهُ كَانَ عَلَيْكَ كَبِيرًا
kecuali karena rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya karunia-Nya atasmu adalah besar.
(88). قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَنْ يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا
Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain".
(89). وَلَقَدْ صَرَّفْنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ فَأَبَىٰ أَكْثَرُ النَّاسِ إِلَّا كُفُورًا
Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Qur'an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari (nya).
(90). وَقَالُوا لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفْجُرَ لَنَا مِنَ الْأَرْضِ يَنْبُوعًا
Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami,
>>>
ngaji bareng bolo konco document...
http://sultonimubin.blogspot.com/2012/11/al-isra-ayat-81-90-dan-terjemah.html
al qur'an ku--- pendidikan dan ilmu pengetahuan...
BAB I
PENDAHULUAN
BAB II
PEMBAHASAN
Ayat-ayat tentang Media Pendidikan
- Tafsir
- Mufrodat
- كل = Semua, setiap, tiap-tiap
- يعمل = Berbuat
- شاكلة = Keadaan
- أعلم = Lebih mengetahui
- أهدى = Lebih benar
- سبيلا = Jalan
- Ayat
(Katakanlah, “Tiap-tiap
orang) di antara kami dan kalian (berbuat menurut keadaannya
masing-masing) yakni menurut caranya sendiri-sendiri (Maka Rabb kalian
lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”) maka Dia akan memberi
pahala kepada orang yang lebih benar jalannya.[2]
- Analisa Materi
Artinya : (dan ingatlah)
akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi
atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad)
menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al
kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta
rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.
- Tafsir
- Mufrodat
- نبعث = Kami bangkitkan
- شهيدا = Seorang saksi
- تبيانا = Menjelaskan, penjelas
- بشرى = Kabar gembira
- Ayat
- Analisa Materi
- Tafsir
- Mufrodat
- يهدى = Menunjukkan
- اتبع = Mengikuti
- سبل = Jalan (lafadz ini merupakan jama’ dari kata سبيل)
- السلام = Keselamatan
- يخرج = Mengeluarkan
- الظلمات = Kegelapan[4]
- صراط = Jalan
- بإذنه = Dengan izin_Nya [5]
- مستقيم = Lurus
- Ayat
- Analisa Materi
- Bahwa media harus mampu memberikan petunjuk (pemahaman) kepada siapapun siswa yang memperhatikan penjelasan guru dan memahami medianya. Ringkasnya, media harus mampu mewakili setiap pikiran sang guru sehingga dapat lebih mudah memahami materi.
- Dalam Tafsir Al Maraghi disebutkan bahwa Al Qur’an sebagai media yang digunakan oleh Allah akan mengeluarkan penganutnya dari kegelapan Aqidah berhala. Keterangan ini memiliki makna bahwa setiap media yang digunakan oleh seorang guru seharusnya dapat memudahkan siswa dalam memahami sesuatu.
- Sebuah media harus mampu mengantarkan para siswanya menuju tujuan belajar mengajar serta tujuan pendidikan dalam arti lebih luas. Media yang digunakan minimal harus mencerminkan (menggambarkan) materi yang sedang diajarkan. Semisal dalam mengajarkan nama-nama benda bagi anak-anak, maka media yang digunakan harus mampu mewakili benda-benda yang dimaksud. Tidak mungkin dan tidak diperbolehkan mengajarkan kata “Meja” tetapi media yang digunakan adalah motor.
D. QS. Al Ahzab ayat 21
Artinya : Sesungguhnya
telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu
(yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari
kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.
- Tafsir
- Mufrodat
- أسوة حسنة = Suri tauladan
- يرج = Mengharap
- ذكر = Menyebut
- كثيرا = Banyak
- Ayat
- Analisa Materi
E. QS. An Nahl ayat 44
Artinya : Dengan membawa
keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. dan Kami turunkan
kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang
telah diturunkan kepada mereka[9] dan supaya mereka memikirkan.
- Tafsir
- Mufrodat
- الذِّكر = Petunjuk (nama lain Al Qur’an)
- ما نُزلَ = Sesuatu yang diturunkan
- لعلَّ = Supaya, agar
- يتفكرون = Mereka berpikir
- Ayat
- Analisa Materi
BAB III
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
القرأن الكريم
عبدالله بن أحمد بن محمود حافظ الدين أبو البركات النسفي، مدارك التنزيل وحقائق التأويل، التفاسير : المكتبة الشاملة.
[1] Termasuk dalam pengertian Keadaan disini ialah tabiat dan pengaruh alam sekitarnya.
[2] Jalaluddin As Syuyuthi, Jalaluddin Muhammad Ibnu Ahmad Al Mahally, Tafsir Jalalain, versi 2.0 oleh Dani Hidayat dalam myface-online.blogspot.com
[3] Ibid
[4] Maksudnya adalah dari kekafiran menuju Islam (lihat Tafsir An Nusafi)
[5]عبدالله بن أحمد بن محمود حافظ الدين أبو البركات النسفي، مدارك التنزيل وحقائق التأويل، التفاسير : المكتبة الشاملة
[6] Ahmad Musthafa Al Maraghi, Terjemah Tafsir Al Maraghi Jilid 6, Cetakan Ke-2, PT. Karya Toha Putra Semarang : Semarang, 1993, hal. 149.
[7] Ibid, 150.
[8] Jalaluddin As Syuyuthi, Jalaluddin Muhammad Ibnu Ahmad Al Mahally,. Op. Cit.
[9] Yakni: perintah-perintah, larangan-larangan, aturan dan lain-lain yang terdapat dalam Al Quran.
[10] Ibid
>>> ngaji bareng bolo konco document...
http://makalah27.wordpress.com/2011/09/26/tafsir-dan-analisa-ayat-ayat-tentang-media-pendidikan/
>>> ngaji bareng bolo konco document...
http://makalah27.wordpress.com/2011/09/26/tafsir-dan-analisa-ayat-ayat-tentang-media-pendidikan/
ALLAH SWT memberi ujian sesuai dg kemampuan kita-286 albaqoroh...
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ
لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا
تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ
عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ
رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا
وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى
الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Allah tidak
membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat
pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari
kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan
kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana
Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami
memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami.
Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
Langganan:
Postingan (Atom)

